PALESTINA “RAIB” DALAM PETA DUNIA

Uncategorized

Sudah lama sekali konflik antara israel dan palestina berlangsung, bahkan hingga detik ini belum ada tanda – tanda damai dari kedua belah pihak. Kubu zionis israel yang terus menerus melakukan penyerangan brutal pada palestina seolah tiada henti dan tiada yang bisa menahannya. Banyak korban di palestina yang berjatuhan seperti wanita dan anak – anak yang banyak menjadi korban keganasan zionis israel. Setiap harinya, anak anak di gaza seperti sudah terbiasa dengan memandang langit penuh dengan asap dan debu yang di akibatkan bangunan runtuh, tembakan senjata, dan setiap harinya mungkin anak anak di luar sana bisa setiap hari mendengarkan musik, akan tetapi anak anak di gaza setiap harinya hanya bisa mendengarkan suara tembakan senjata, tangisan keluarga nya, dan jeritan setiap orang yang ada di palestina.

Sudah beberapa kali palestina hilang dan muncul lagi pada peta dunia atau lebih tepatnya pada google maps . setelah di protes besar – besaran karena palestina tidak ada di maps, akhirnya negara palestina muncul kembali, akan tetapi di kabarkan hilang lagi pada peta dunia tersebut.

Google Maps menampilkan wilayah Gaza dan Tepi Barat dalam garis putus-putus, yang menandakan wilayah tersebut masih dalam persengketaan. Ramallah terlihat berada di dalam wilayah Tepi Barat di sepanjang Sungai Yordan. “Palestina telah dihapus dari Google Maps dan Apple Maps tanpa adanya pernyataan resmi dari kedua perusahaan. Aksi ini dilakukan ketika Presiden Israel Benjamin Netanyahu berjanji untuk mencaplok Tepi Barat yang telah memicu krisis global dengan banyak negara menyebutnya ‘pelanggaran hak asasi manusia’,” tulis akun Palestine International Broadcast.

Bahkan #savePalestine trending di media sosial twitter. Sebagian warganet menyebut Google dan Apple telah menghapus Palestina dari peta dunia dan menggantinya menjadi Israel.

Dari peta yang diunggah di media sosial itu terlihat hanya ada nama Israel di wilayah yang semestinya terdapat pula Palestina. Dalam aplikasi Google Maps, bila diketik nama Palestina, warganet tidak akanmenemukan Palestina, tetapi yang akanmuncul malah Israel. Siapapun yang mencari Palestina di Google Maps sekarang akan diarahkan ke wilayah geografis Israel.

Dilansir Newsweek, inilah negara-negara yang mengakui Palestina sebagai negara berdaulat:

Amerika

Antigua dan Barbuda, Argentina, Belize, Bolivia, Brazil, Chile, Costa Rica, Kuba, Dominika, Republik Dominika, Ekuador, El Salvador, Guatemala, Guyana, Haiti, Honduras, Nicaragua, Paraguay, Peru, Saint Lucia, Saint Vincent dan Grenadines, Suriname, Uruguay dan Venezuela

Eropa

Albania, Belarusia, Bosnia dan Herzegovina, Bulgaria, Siprus, Republik Ceska, Grenada, Tahta Suci Vatikan, Hungaria, Islandia, Malta, Montenegro, Polandia, Rumania, Serbia, Slovakia, Swedia, Georgia, Rusia dan Ukraina

Timur Tengah

Bahrain, Iran, Irak, Jordan, Kuwait, Libanon, Oman, Qatar, Arab Saudi, Tunisia, Suriah, Uni Emirat Arab, dan Yaman

Asia

Afghanistan, Kazakhstan, Kirgistan, Tajikistan, Turkmenistan, Uzbekistan, Bangladesh, Bhutan, Brunei, Kamboja, China, Timor Leste, India, Indonesia, Laos, Malaysia, Maladewa, Mongolia, Mauritius, Nepal, Korea Utara, Pakistan, Papua Nugini, Filipina, Sri Lanka, Thailand, Vanuatu, Vietnam

Afrika

Azerbaijan, Aljazair, Angola, Benin, Botswana, Burkina Faso, Burundi, Cape Verde, Republik Afrika Tengah, Chad, Komoro, Pantai Gading, Republik Demokratik Kongo, Djibouti, Mesir, Guinea Ekuator, Ethiopia, Gabon, Gambia, Ghana, Guinea, Guinea-Bissau, Kenya, Lesotho, Liberia, Libya, Madagascar, Malawi, Mali, Mauritania, Mozambik, Maroko, Namibia, Niger, Nigeria, Republik Kongo, Rwanda, Sao Tome dan Principe, Senegal, Seychelles, Sierra Leone, Somalia, Afrika Selatan, Sudan Selatan, Sudan, Swaziland, Tanzania, Togo, Uganda, Zambia dan Zimbabwe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *